Selasa, 28 Juli 2015

Sahabat Nabi di Mata Ahlus Sunnah wal Jamaah Syekh Utsaimin

Bagian 12:

Syaikhul Islam berkata,

"Sebagian Ahlussunnah ada yang berbeda pendapat dalam masalah Utsman
dan Ali -setelah mereka bersepakat mengutamakan Abu Bakar lalu Umar -,
siapakah dari keduanya yang afdhal (lebih utama) sesudah Abu Bakar dan
Umar? Satu kelompok dari mereka mendahulukan Utsman kemudian diam, atau
menyebutkan Ali sebagai yang keempat. Sedang kelompok lain lebih
mengutamakan Ali. Dan kelompok terakhir bersikap tawakkuf (tidak memilih)."

Penjelasan:
Kelompok pertama berkata, "Abu Bakar kemudian Umar
kemudian Utsman." Setelah itu mereka diam (tidak
menyebutkan yang keempat). Atau mereka berkata,
"Kemudian Ali."
Kelompok kedua berkata, "Abu Bakar kemudian Umar
kemudian Ali kemudian Utsman." Ini salah satu dari
pendapat-pendapat Ahlussunnah.
Kelompok terakhir berkata, "Abu Baka kemudian Umar."
Kemudian mereka bersikap tawakkuf dalam menentukan
siapa yang lebih utama antara Utsman dan Ali. Dan ini
berbeda dari pendapat kelompok pertama.
Jadi semuanya ada 4 pendapat, yaitu:
1. Pendapat yang masyhur: Abu Bakar lalu Umar lalu
Utsman lalu Ali.
2. Pendapat kedua: Abu Bakar lalu Umar lalu Utsman
lalu diam (tidak menyebut nama Ali).
3. Pendapat ketiga: Abu Bakar lalu Umar lalu Ali lalu
Utsman.
4. Pendapat keempat: Abu Bakar lalu Umar lalu
tawakkuf (tidak memilih) yang mana yang lebih
utama antara Utsman dan Ali. Mereka berkata, "Kami
tidak mengatakan bahwa Utsman yang lebih utama
atau Ali yang lebih utama, namun kami (juga) tidak
berpandangan ada orang yang lebih utama daripada
Utsman atau Ali setelah Abu Bakar dan Umar."

Sponsor link:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar